Dalam beberapa pekan terakhir, jagat sepak bola Indonesia dihebohkan dengan kemunculan jersey anyar Timnas Indonesia. Di balik seragam anyar skuad Garuda itu, ada nama yang mungkin sudah tidak asing bagi penggemar sepak bola Tanah Air: Kelme. Brand asal Spanyol ini resmi ditunjuk Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) sebagai mitra apparel resmi, menggantikan Erspo yang sebelumnya memproduksi jersey Timnas.
Perjalanan
Kelme hingga menjadi apparel kebanggaan sepakbola Indonesia saat ini ternyata
begitu panjang dan penuh liku. Mari kita telusuri sepak terjang brand
legendaris ini lewat artikel terbaru Jayneharaa untuk kamu.
Baca Juga: Kenalo Tanda -Tanda Datangny PHK Massal
Jejak
Panjang Kelme di Industri Sepak Bola
1. Sejarah
Singkat: Dari Elche ke Panggung Dunia
Kelme
adalah perusahaan perlengkapan olahraga yang berbasis di Elche, provinsi
Alicante, Spanyol. Brand ini didirikan pada tahun 1963 oleh dua bersaudara,
Diego dan José Quiles. Nama Kelme sendiri diambil dari kata Latin calamus yang
berarti "buluh"—sebuah simbol yang mencerminkan filosofi
fleksibilitas namun memiliki kekuatan yang tangguh.
2. Masa
Keemasan di Era 1990-an
Perjalanan
Kelme di dunia sepak bola profesional dimulai pada awal 1980-an saat mereka
meluncurkan sepatu sepak bola khusus untuk pemain profesional. Nama mereka melejit
dan mulai dikenal luas setelah mendukung para pesepak bola Eropa ternama
seperti Michel González, Andoni Zubizarreta, dan Gaizka Mendieta.
3.
Perubahan dan Ekspansi Global
Memasuki
awal 2000-an, Kelme sempat menghadapi masalah finansial dan menjalani proses
penstrukturan kembali. Namun, brand ini berhasil bangkit dan melebarkan
sayapnya secara global. Hak merek untuk pasar China diakuisisi secara
strategis, memungkinkan penetrasi produk-produk Kelme di Asia hingga ke tim
nasional sejumlah negara.
4. Jejak
Kelme di Indonesia: Dari PSM hingga Timnas
Kelme
bukan pendatang baru di Indonesia. Mereka sebenarnya mulai memasuki pasar Tanah
Air pada 2017 dengan bekerja sama bersama salah satu klub terbesar Liga 1 (Saat
ini Super League) PSM Makassar. Setelah itu, mereka menjadi mitra resmi
sejumlah klub lain: Persiraja Banda Aceh (2018), PSPS Riau, Semeru FC,
Martapura FC, hingga Persik Kediri dan Persebaya Surabaya.
5. Jersey
Timnas Indonesia Terbaru: Antara Pro-Kontra dan Harapan
Pada 12
Maret 2026, Kelme bersama PSSI resmi meluncurkan jersey terbaru Timnas
Indonesia di Senayan, Jakarta. Peluncuran ini dihadiri Ketua Umum PSSI Erick
Thohir, pelatih John Herdman, hingga para pemain timnas.
Jersey
kandang tetap mempertahankan warna merah dengan motif garis putih horizontal
yang terinspirasi dari seragam Timnas Indonesia tahun 1999. Sementara jersey
tandang berwarna putih dengan motif batik Parang. Untuk penjaga gawang,
tersedia warna hijau (kandang) dan biru (tandang).
Seperti
yang kita tahu di jagat social media, desain jersey ini menuai pro dan kontra.
Pengamat sepak bola Coach Justin mengkritik harga yang dianggap terlalu
mahal—jersey termahal mencapai Rp1,5 juta—dan membandingkannya dengan produk
Adidas untuk tim Eropa. Ada juga yang mengomentari desain yang disebut mirip
dengan jersey bulu tangkis.
Namun,
pelatih Timnas Indonesia U-20, Nova Arianto, memberikan perspektif berbeda. Ia
menekankan bahwa yang lebih penting adalah kenyamanan pemain saat bertanding.
"Seragam tim nasional adalah identitas sebuah tim. Pergantian seragam
menurut saya hal yang wajar. Mungkin ada yang suka atau tidak suka, tetapi yang
lebih penting pemain nyaman dan bisa berprestasi," ujarnya.
Menariknya,
pelatih timnas senior John Herdman turut campur tangan dalam proses pemilihan
material jersey. Fokus utamanya adalah kenyamanan, sirkulasi udara
(breathability), dan keringanan bahan agar mendukung pergerakan pemain di
lapangan hijau. Dengan kata lain, di balik perdebatan desain dan harga, ada
perhatian serius pada aspek teknis yang akan mendukung performa para pemain
Garuda.
Baca Juga: Cara Beli Emas: Panduan Investasi Jangka Panjang
Perdebatan
Antara Nilai Jual dan Fungsi Utama
Kritik
terhadap harga dan desain jersey adalah hal wajar di era di mana jersey tidak
hanya berfungsi sebagai perlengkapan olahraga, tetapi juga sebagai komoditas
gaya hidup. Namun, penting untuk diingat bahwa fungsi utama jersey timnas
adalah untuk menunjang performa atlet di lapangan. Campur tangan John Herdman
dalam memastikan kualitas material menunjukkan bahwa Kelme dan PSSI tidak
mengabaikan aspek fundamental ini. Sepak bola modern menuntut perlengkapan yang
ringan, cepat kering, dan nyaman. Jika jersey baru ini berhasil membuat pemain
bergerak lebih leluasa dan percaya diri, maka investasi di baliknya akan
terbayar lewat prestasi di lapangan.
Baca Juga: E-Wallet Paling Populer Di Indonesia
Perkuat Fondasi
Keuangan untuk Masa Depan
Sama
seperti Kelme yang terus beradaptasi dengan perubahan zaman dan teknologi di
industri apparel, kita juga perlu terus memperbarui pengetahuan, terutama di
dunia keuangan yang terus berevolusi. Di tengah gencarnya adopsi aset digital
global, memahami lanskap keuangan baru adalah investasi jangka panjang yang tak
kalah penting dari sekadar mengoleksi jersey.
Perkenalkan
eBook "Apa Dollar yang Kita Kenal Akan Mati?: Memahami Stablecoin dan
Jemput Peluang di Era Keuangan Baru" dari Jayneharaa. Ebook ini akan
membantu kamu memahami bagaimana stablecoin bekerja, bagaimana ia menjadi
jembatan antara uang tradisional dan dunia kripto, serta bagaimana Anda bisa
mulai memposisikan diri dengan cerdas di era keuangan baru.
Promo
Ramadan Spesial! Hanya Rp34.000,00 untuk pembaca artikel Jayneharaa hari ini.
Investasi kecil untuk pengetahuan yang akan menjaga Anda tetap relevan di masa
depan. Jangan lewatkan kesempatan ini! Promo ini hanya berlaku hingga tanggal
17 Maret 2026, jadi jangan sampai kelewatan. Kamu bisa langsung checkout
disini: Apa Dollar Yang Kita Kenal Akan Mati?”
Kesimpulan:
Dukung Timnas, Dukung Perjalanan Panjang Menuju Prestasi
Sepak
terjang Kelme dari pabrik kecil di Elche hingga menjadi apparel kebanggaan
Timnas Indonesia adalah kisah tentang ketekunan, adaptasi, dan keberanian untuk
terus meninggalkan jejak. Kritik terhadap desain dan harga boleh saja ada,
tetapi yang tak kalah penting adalah memberi kesempatan bagi kolaborasi ini
untuk membuktikan diri lewat prestasi di lapangan.
Baca Juga: Manfaat Konsumsi Sushi, Awas Jangan Berlebih
Jadi, untuk kita para pecinta sepak bola Indonesia, mari kita arahkan energi positif untuk terus mendukung Timnas Indonesia. Apapun desain dan warna jerseynya, yang terpenting adalah Garuda tetap bersinar di dada. Dengan dukungan penuh dari suporter, serta perlengkapan terbaik yang didesain untuk kenyamanan pemain, harapa kita adalah Timnas Indonesia sanggup melangkah lebih jauh, lebih besar, dan lebih hebat di kancah internasional.
🎧🧀 Follow Media Sosial
Jayneharaa untuk update lainnya
Instagram: Jayneharaa | Digital ProductPublishing
Youtube: Jayneharaa | Digital ProductPublishing
Tiktok: Jayneharaa | Digital Product Publishing
Facebook: Jayneharaa | Digital ProductPublishing
🔥Cek
Produk Digital Kamu Lainnya Disini:
Apa Dollar Yang Kita KenalAkan Mati?
Fokus – Seni MenarikKesuksesan
Dukung kami untuk terus berkarya dan memberikan value untuk kamu upgrade diri setiap hari: saweria.co/jayneharaa
"Sebuah jersey tidak akan berarti apa-apa tanpa semangat juang yang mengenakannya. Dan semangat itu lahir dari dukungan kita semua."

.png)

.png)
.png)
.png)